Senin, 13 Desember 2010

Komunikasi Nonverbal

Makna Dibalik Isyarat
C.G.P.Amarta (090903863)

Isyarat atau tanda merupakan perwujudan dari komunikasi nonverbal. Istilah nonverbal biasanya digunakan untuk melukiskan semua peristiwa komunikasi di luar kata-kata terucap dan tertulis. (Mark L. Knapp seperti yang dikutip Dedi Mulyana). Komunikasi nonverbal mencakup semua rangsangan (kecuali rangsangan verbal) dalam suatu setting komunikasi,yang dihasilkan oleh seorang individu dan pengguna lingkungan oleh individu, yang mempunyai nilai pesan potensial bagi pengirim atau penerima, jadi definisi ini mencakup perilaku yang disengaja juga tidak disengaja sebagai bagian dari peristiwa komunikasi secara keseluruhan, kita mengirim banyak pesan nonverbal tanpa menyadari bahwa pesan-pesan tersebut bermakna bagi orang lain. (mulyana 2007:343)

Jenis-jenis komunikasi nonverbal
Komunikasi objek
Komunikasi objek yang paling umum adalah penggunaan pakaian. Orang sering dinilai dari jenis pakaian yang digunakannya, walaupun ini dianggap termasuk salah satu bentuk stereotipe. Misalnya orang sering lebih menyukai orang lain yang cara berpakaiannya menarik. Selain itu, dalam wawancara pekerjaan seseorang yang berpakaian cenderung lebih mudah mendapat pekerjaan daripada yang tidak. Contoh lain dari penggunaan komunikasi objek adalah seragam.

Sentuhan
Haptik adalah bidang yang mempelajari sentuhan sebagai komunikasi nonverbal. Sentuhan dapat termasuk: bersalaman, menggenggam tangan, berciuman, sentuhan di punggung, mengelus-elus, pukulan, dan lain-lain. Masing-masing bentuk komunikasi ini menyampaikan pesan tentang tujuan atau perasaan dari sang penyentuh. Sentuhan juga dapat menyebabkan suatu perasaan pada sang penerima sentuhan, baik positif ataupun negatif.

Kronemik
Kronemik adalah bidang yang mempelajari penggunaan waktu dalam komunikasi nonverbal. Penggunaan waktu dalam komunikasi nonverbal meliputi durasi yang dianggap cocok bagi suatu aktivitas, banyaknya aktivitas yang dianggap patut dilakukan dalam jangka waktu tertentu, serta ketepatan waktu (punctuality).

Gerakan tubuh
Dalam komunikasi nonverbal, kinesik atau gerakan tubuh meliputi kontak mata, ekspresi wajah, isyarat, dan sikap tubuh. Gerakan tubuh biasanya digunakan untuk menggantikan suatu kata atau frase, misalnya mengangguk untuk mengatakan ya; untuk mengilustrasikan atau menjelaskan sesuatu; menunjukkan perasaan, misalnya memukul meja untuk menunjukkan kemarahan; untuk mengatur atau menngendalikan jalannya percakapan; atau untuk melepaskan ketegangan.

Proxemik
Proxemik atau bahasa ruang, yaitu jarak yang Anda gunakan ketika berkomunikasi dengan orang lain, termasuk juga tempat atau lokasi posisi Anda berada. Pengaturan jarak menentukan seberapa jauh atau seberapa dekat tingkat keakraban Anda dengan orang lain, menunjukkan seberapa besar penghargaan, suka atau tidak suka dan perhatian Anda terhadap orang lain, selain itu juga menunjukkan simbol sosial. Dalam ruang personal, dapat dibedakan menjadi 4 ruang interpersonal :

1.    Jarak Intim
Meliputi perilaku pada jarak 0-46 cm, yang mulai dari sentuhan hingga mengamati bentuk wajah seseorang.
2.    Jarak Personal
Mencakup perilaku pada jarak 46 cm- 1,2 m. Jarak personal termasuk bergandengan tangan hingga menjaga jarak dengan seseorang sejauh panjang lengan (merentangkan tangan).
3.    Jarak Sosial
Mencakup perilaku pada jarak 1,2 m-4 m. Jarak sosial menggambarkan banyak percakapan dalam budaya Amerika Serikat.
4.    Jarak Publik
Mencakup perilaku pada jarak lebih dari 4 m.

Vokalik
Vokalik atau paralanguage adalah unsur nonverbal dalam suatu ucapan, yaitu cara berbicara. Ilmu yang mempelajari hal ini disebut paralinguistik. Contohnya adalah nada bicara, nada suara, keras atau lemahnya suara, kecepatan berbicara, kualitas suara, intonasi, dan lain-lain. Selain itu, penggunaan suara-suara pengisi seperti "mm", "e", "o", "um", saat berbicara juga tergolong unsur vokalik, dan dalam komunikasi yang baik hal-hal seperti ini harus dihindari.

Lingkungan
Lingkungan juga dapat digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan tertentu. Diantaranya adalah penggunaan ruang, jarak, temperatur, penerangan, dan warna.

Sebuah pengamatan
Setelah melakukan pengamatan terhadap mahasiswa FISIP UAJY ada banyak fenomena nonverbal yang tertangkap dan perlu diungkap. Apa saja dan mengapa hal itu terjadi? Mari kita lihat bersama.
1.      Mahasiswa-mahasiswi FISIP UAJY kebanyakan mengekspresikan dirinya sebagai orang-orang yang modis, dengan gaya trend masa kini. Kebanyakan berlomba-lomba untuk menjadi trendsetter atas model fashion terbaru. Tetapi yang terjadi adalah adanya model fashion yang seragam diantara anak-anak FISIP karena semua mengenakan model fashion yang sama.
2.      Di dalam kelas, sering terjadi perang dingin diantara mahasiswa dan dosen, sebab terkadang, dosen tidak mendapat respon dari mahasiswa, baik berupa pertanyaan maupun jawaban atau pertanyaan yang diajukan dosen selain sikap dingin yaitu diam. Diam ini bisa diartikan dalam 2 makna, yaitu antara sudah paham dan tidak paham sama sekali.
3.      Dalam hal penggunaan waktu, komunikasi juga amat nampak pada kegiatan ke kamar kecil. Mahasiswa biasanya hanya membutuhkan sedikit waktu bila dibandingkan dengan mahasiswi, sebagai bagian dari cara masing-masing makhluk seksual menyatakan diri sebagai laki-laki atau perempuan
4.      Mahasiswa dan mahasiswi juga menggunakan lingkungan untuk mengkomunikasikan sesuatu, salah satunya adalah tangga kampus yang sering dijadikan tempat untuk duduk, terutama pada jam pergantian kelas. Mereka berbuat demikian karena memang di FISIP kekurangan sarana untuk duduk menanti pergantian kelas tersebut, karena jumlah mahasiswa yang maba dan wisudawan tidak imbang tiap tahunnya. Apalagi gedung FISIP termasuk sempit bila dibandingkan dengan jumlah mahasiswa yang ada.
5.      Tentang keterlambatan. Mahasiswa dan mahasiswi FISIP sebagian besar sudah merasa terbiasa untuk datang terlambat dengan durasi 15 menit setelah kedatangan dosen. Hal ini dikarenakan adanya aturan tersebut, dan ada pula yang memang factor dosrn  yang kurang tegas,
6.      Kaos oblong, celana robek dan sandal jepit menjadi tren juga dekalangan mahasiswa-mahasiswi sebagai style untuk menerima  materi di kelas. Karena dosen tidak begitu ketat memberikan aturan, selain itu kebiasaan mengenakan kaos oblong, sandal jepit ataupun celana robek sudah menjadi tradisi tiap angkatan.

Komunikasi Dunia Nyata Vs Komunikasi Dunia Maya
Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menetapkan tanggal 11 Mei sebagai Hari Komunikasi Sosial Sedunia dan 17 Mei sebagai Hari Telekomunikasi Sedunia. Hal ini menjadi pertanda bahwa komunikasi merupakan hal yang penting di dunia. Komunikasi saat ini telah mengalami perkembangan yang amat pesat. Tak hanya terbatas oleh pertemuan langsung secara tatap muka di dunia nyata melainkan juga pertemuan di dunia maya melalui internet.
Dalam komunikasi tatap muka, komunikasi bisa dilakukan secara interpersonal maupun secara masal. Tapi kita akan menyoroti model komunikasi interpersonal. Komunikasi interpersonal adalah interaksi tatap muka antar dua atau beberapa orang, di mana pengirim dapat menyampaikan pesan secara langsung dan penerima pesan dapat menerima dan menaggapi secara langsung pula (Hardjana 2003:85) Melalui komunikasi interpersonal kita dapat mengetahui banyak hal tentang orang lain secara lebih mendalam. Kita bisa belajar banyak hal tentang diri sendiri melalui orang lain. Bisa berbagi pengalaman yang bisa digunakan untuk menjalani kehidupan. Bisa melatih kepekaan dan rasa empati. Bisa saling menolong, menguatkan dan saling membangun. Dalam komunikasi tatap muka juga dimungkinkan terjadi sentuhan yang mampu menguatkan ataupun melemahkan. Melalui komunikasi tatap muka kita juga bisa membangun konsep diri yang lebih positif.
Selain komunikasi secara langsung dan tatap muka ada cara lain yang tengah berkembang saat ini yaitu internet. Internet merupakan hubungan antar berbagai jenis komputer dan jaringan di dunia yang berbeda sistem operasi maupun aplikasinya di mana hubungan tersebut memanfaatkan kemajuan media komunikasi (telepon dan satelit) yang menggunakan protokol standar dalam berkomunikasi yaitu protokol TCP/IP yang berisikan informasi dan sebagai sarana komunikasi data yang berupa suara, gambar, video dan juga teks.
Dunia dewasa ini menjadi semakin terhubung (interconnected) satu dengan lainnya. Dengan kata lain kita dapat menggunakan telepon genggam untuk menghubungi teman yang berada dibelahan dunia lain. Kita dapat menonton siaran langsung pertandingan bola piala dunia yang berlangsung di benua lain. Atau bahkan kita dapat berinvestasi dalam ekonomi dunia karena pasar modal di Tokyo, London dan New York terhubung secara elektronis selama 24 jam sehari. Keterhubungan inilah yang disebut Interconnected Network atau lebih popular dengan sebutan internet.
Satu hal terbesar tentang internet adalah bahwa tak seorangpun yang benar-benar memilikinya. Internet adalah kumpulan global dari orang-orang dan jaringan komputer besar dan kecil, dimana semuanya tersambung oleh ribuan kilometer kabel dan line telepon yang semuanya dapat saling berkomunikasi. Beberapa fungsi internet antara lain: menemukan dan mengakses informasi, kursus/sekolah jarak jauh, saling bertukar informasi dengan rekan bisnis dan hobi, atau mendapatkan pekerjaan secara on-line dan lainnya.
Melalui dunia maya, kita bisa secara bebas mengungkapkan perasaan maupun pikiran kita. Bisa karena merasa memiliki ruang/ bilik yang seolah-olah milik pribadi ataupun karena lebih percaya diri bila mengungkapkan perasaanny tanpa harus berhadapan dengan orang lain. Dalam hal ini para pengguna internet cenderung menjadi lebih individualis dan terlalu terbuka tentang pribadinya pada semua orang di internet. Maka sebuah control diri, baik melalui diri sendiri maupun control dari pihal luar.
Komunikasi melalui media memang amat beragam, mulai dari yang berupa teks maupun yang berupa video dan audio hingga komunikasi yang terjalin terkesan nyata, dan sangat berguna bagi komunikasi jarak jauh sebab dirasa effektif. Akan tetapi, dalam komunikasi media ada aspek emosional yang tak tergantikan bila dibandingkan saat kita melalui komunikasi tatap muka secara langsung, yaitu sentuhan dan kesan secara langsung (aroma, aura, dll).

Daftar Pustaka:
Mulyana, Deddy. 2007.Ilmu Komnikasi - Suatu Pengantar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Griffin, Emory A. 2003. A First Look at Communication Theory. Singapore: McGraw-Hill Book Companies.
Hardjana, Agus H.2003. Komunikasi Interpersonal dan Intrapersonal. Yogyakarta: Kanisius  



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

Makna Dibalik Isyarat

Makna Dibalik Isyarat
C.G.P.Amarta (090903863)

Isyarat atau tanda merupakan perwujudan dari komunikasi nonverbal. Istilah nonverbal biasanya digunakan untuk melukiskan semua peristiwa komunikasi di luar kata-kata terucap dan tertulis. (Mark L. Knapp seperti yang dikutip Dedi Mulyana). Komunikasi nonverbal mencakup semua rangsangan (kecuali rangsangan verbal) dalam suatu setting komunikasi,yang dihasilkan oleh seorang individu dan pengguna lingkungan oleh individu, yang mempunyai nilai pesan potensial bagi pengirim atau penerima, jadi definisi ini mencakup perilaku yang disengaja juga tidak disengaja sebagai bagian dari peristiwa komunikasi secara keseluruhan, kita mengirim banyak pesan nonverbal tanpa menyadari bahwa pesan-pesan tersebut bermakna bagi orang lain. (mulyana 2007:343)

Jenis-jenis komunikasi nonverbal
Komunikasi objek
Komunikasi objek yang paling umum adalah penggunaan pakaian. Orang sering dinilai dari jenis pakaian yang digunakannya, walaupun ini dianggap termasuk salah satu bentuk stereotipe. Misalnya orang sering lebih menyukai orang lain yang cara berpakaiannya menarik. Selain itu, dalam wawancara pekerjaan seseorang yang berpakaian cenderung lebih mudah mendapat pekerjaan daripada yang tidak. Contoh lain dari penggunaan komunikasi objek adalah seragam.

Sentuhan
Haptik adalah bidang yang mempelajari sentuhan sebagai komunikasi nonverbal. Sentuhan dapat termasuk: bersalaman, menggenggam tangan, berciuman, sentuhan di punggung, mengelus-elus, pukulan, dan lain-lain. Masing-masing bentuk komunikasi ini menyampaikan pesan tentang tujuan atau perasaan dari sang penyentuh. Sentuhan juga dapat menyebabkan suatu perasaan pada sang penerima sentuhan, baik positif ataupun negatif.

Kronemik
Kronemik adalah bidang yang mempelajari penggunaan waktu dalam komunikasi nonverbal. Penggunaan waktu dalam komunikasi nonverbal meliputi durasi yang dianggap cocok bagi suatu aktivitas, banyaknya aktivitas yang dianggap patut dilakukan dalam jangka waktu tertentu, serta ketepatan waktu (punctuality).

Gerakan tubuh
Dalam komunikasi nonverbal, kinesik atau gerakan tubuh meliputi kontak mata, ekspresi wajah, isyarat, dan sikap tubuh. Gerakan tubuh biasanya digunakan untuk menggantikan suatu kata atau frase, misalnya mengangguk untuk mengatakan ya; untuk mengilustrasikan atau menjelaskan sesuatu; menunjukkan perasaan, misalnya memukul meja untuk menunjukkan kemarahan; untuk mengatur atau menngendalikan jalannya percakapan; atau untuk melepaskan ketegangan.

Proxemik
Proxemik atau bahasa ruang, yaitu jarak yang Anda gunakan ketika berkomunikasi dengan orang lain, termasuk juga tempat atau lokasi posisi Anda berada. Pengaturan jarak menentukan seberapa jauh atau seberapa dekat tingkat keakraban Anda dengan orang lain, menunjukkan seberapa besar penghargaan, suka atau tidak suka dan perhatian Anda terhadap orang lain, selain itu juga menunjukkan simbol sosial. Dalam ruang personal, dapat dibedakan menjadi 4 ruang interpersonal :

1.    Jarak Intim
Meliputi perilaku pada jarak 0-46 cm, yang mulai dari sentuhan hingga mengamati bentuk wajah seseorang.
2.    Jarak Personal
Mencakup perilaku pada jarak 46 cm- 1,2 m. Jarak personal termasuk bergandengan tangan hingga menjaga jarak dengan seseorang sejauh panjang lengan (merentangkan tangan).
3.    Jarak Sosial
Mencakup perilaku pada jarak 1,2 m-4 m. Jarak sosial menggambarkan banyak percakapan dalam budaya Amerika Serikat.
4.    Jarak Publik
Mencakup perilaku pada jarak lebih dari 4 m.

Vokalik
Vokalik atau paralanguage adalah unsur nonverbal dalam suatu ucapan, yaitu cara berbicara. Ilmu yang mempelajari hal ini disebut paralinguistik. Contohnya adalah nada bicara, nada suara, keras atau lemahnya suara, kecepatan berbicara, kualitas suara, intonasi, dan lain-lain. Selain itu, penggunaan suara-suara pengisi seperti "mm", "e", "o", "um", saat berbicara juga tergolong unsur vokalik, dan dalam komunikasi yang baik hal-hal seperti ini harus dihindari.

Lingkungan
Lingkungan juga dapat digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan tertentu. Diantaranya adalah penggunaan ruang, jarak, temperatur, penerangan, dan warna.

Sebuah pengamatan
Setelah melakukan pengamatan terhadap mahasiswa FISIP UAJY ada banyak fenomena nonverbal yang tertangkap dan perlu diungkap. Apa saja dan mengapa hal itu terjadi? Mari kita lihat bersama.
1.      Mahasiswa-mahasiswi FISIP UAJY kebanyakan mengekspresikan dirinya sebagai orang-orang yang modis, dengan gaya trend masa kini. Kebanyakan berlomba-lomba untuk menjadi trendsetter atas model fashion terbaru. Tetapi yang terjadi adalah adanya model fashion yang seragam diantara anak-anak FISIP karena semua mengenakan model fashion yang sama.
2.      Di dalam kelas, sering terjadi perang dingin diantara mahasiswa dan dosen, sebab terkadang, dosen tidak mendapat respon dari mahasiswa, baik berupa pertanyaan maupun jawaban atau pertanyaan yang diajukan dosen selain sikap dingin yaitu diam. Diam ini bisa diartikan dalam 2 makna, yaitu antara sudah paham dan tidak paham sama sekali.
3.      Dalam hal penggunaan waktu, komunikasi juga amat nampak pada kegiatan ke kamar kecil. Mahasiswa biasanya hanya membutuhkan sedikit waktu bila dibandingkan dengan mahasiswi, sebagai bagian dari cara masing-masing makhluk seksual menyatakan diri sebagai laki-laki atau perempuan
4.      Mahasiswa dan mahasiswi juga menggunakan lingkungan untuk mengkomunikasikan sesuatu, salah satunya adalah tangga kampus yang sering dijadikan tempat untuk duduk, terutama pada jam pergantian kelas. Mereka berbuat demikian karena memang di FISIP kekurangan sarana untuk duduk menanti pergantian kelas tersebut, karena jumlah mahasiswa yang maba dan wisudawan tidak imbang tiap tahunnya. Apalagi gedung FISIP termasuk sempit bila dibandingkan dengan jumlah mahasiswa yang ada.
5.      Tentang keterlambatan. Mahasiswa dan mahasiswi FISIP sebagian besar sudah merasa terbiasa untuk datang terlambat dengan durasi 15 menit setelah kedatangan dosen. Hal ini dikarenakan adanya aturan tersebut, dan ada pula yang memang factor dosrn  yang kurang tegas,
6.      Kaos oblong, celana robek dan sandal jepit menjadi tren juga dekalangan mahasiswa-mahasiswi sebagai style untuk menerima  materi di kelas. Karena dosen tidak begitu ketat memberikan aturan, selain itu kebiasaan mengenakan kaos oblong, sandal jepit ataupun celana robek sudah menjadi tradisi tiap angkatan.

Komunikasi Dunia Nyata Vs Komunikasi Dunia Maya
Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) menetapkan tanggal 11 Mei sebagai Hari Komunikasi Sosial Sedunia dan 17 Mei sebagai Hari Telekomunikasi Sedunia. Hal ini menjadi pertanda bahwa komunikasi merupakan hal yang penting di dunia. Komunikasi saat ini telah mengalami perkembangan yang amat pesat. Tak hanya terbatas oleh pertemuan langsung secara tatap muka di dunia nyata melainkan juga pertemuan di dunia maya melalui internet.
Dalam komunikasi tatap muka, komunikasi bisa dilakukan secara interpersonal maupun secara masal. Tapi kita akan menyoroti model komunikasi interpersonal. Komunikasi interpersonal adalah interaksi tatap muka antar dua atau beberapa orang, di mana pengirim dapat menyampaikan pesan secara langsung dan penerima pesan dapat menerima dan menaggapi secara langsung pula (Hardjana 2003:85) Melalui komunikasi interpersonal kita dapat mengetahui banyak hal tentang orang lain secara lebih mendalam. Kita bisa belajar banyak hal tentang diri sendiri melalui orang lain. Bisa berbagi pengalaman yang bisa digunakan untuk menjalani kehidupan. Bisa melatih kepekaan dan rasa empati. Bisa saling menolong, menguatkan dan saling membangun. Dalam komunikasi tatap muka juga dimungkinkan terjadi sentuhan yang mampu menguatkan ataupun melemahkan. Melalui komunikasi tatap muka kita juga bisa membangun konsep diri yang lebih positif.
Selain komunikasi secara langsung dan tatap muka ada cara lain yang tengah berkembang saat ini yaitu internet. Internet merupakan hubungan antar berbagai jenis komputer dan jaringan di dunia yang berbeda sistem operasi maupun aplikasinya di mana hubungan tersebut memanfaatkan kemajuan media komunikasi (telepon dan satelit) yang menggunakan protokol standar dalam berkomunikasi yaitu protokol TCP/IP yang berisikan informasi dan sebagai sarana komunikasi data yang berupa suara, gambar, video dan juga teks.
Dunia dewasa ini menjadi semakin terhubung (interconnected) satu dengan lainnya. Dengan kata lain kita dapat menggunakan telepon genggam untuk menghubungi teman yang berada dibelahan dunia lain. Kita dapat menonton siaran langsung pertandingan bola piala dunia yang berlangsung di benua lain. Atau bahkan kita dapat berinvestasi dalam ekonomi dunia karena pasar modal di Tokyo, London dan New York terhubung secara elektronis selama 24 jam sehari. Keterhubungan inilah yang disebut Interconnected Network atau lebih popular dengan sebutan internet.
Satu hal terbesar tentang internet adalah bahwa tak seorangpun yang benar-benar memilikinya. Internet adalah kumpulan global dari orang-orang dan jaringan komputer besar dan kecil, dimana semuanya tersambung oleh ribuan kilometer kabel dan line telepon yang semuanya dapat saling berkomunikasi. Beberapa fungsi internet antara lain: menemukan dan mengakses informasi, kursus/sekolah jarak jauh, saling bertukar informasi dengan rekan bisnis dan hobi, atau mendapatkan pekerjaan secara on-line dan lainnya.
Melalui dunia maya, kita bisa secara bebas mengungkapkan perasaan maupun pikiran kita. Bisa karena merasa memiliki ruang/ bilik yang seolah-olah milik pribadi ataupun karena lebih percaya diri bila mengungkapkan perasaanny tanpa harus berhadapan dengan orang lain. Dalam hal ini para pengguna internet cenderung menjadi lebih individualis dan terlalu terbuka tentang pribadinya pada semua orang di internet. Maka sebuah control diri, baik melalui diri sendiri maupun control dari pihal luar.
Komunikasi melalui media memang amat beragam, mulai dari yang berupa teks maupun yang berupa video dan audio hingga komunikasi yang terjalin terkesan nyata, dan sangat berguna bagi komunikasi jarak jauh sebab dirasa effektif. Akan tetapi, dalam komunikasi media ada aspek emosional yang tak tergantikan bila dibandingkan saat kita melalui komunikasi tatap muka secara langsung, yaitu sentuhan dan kesan secara langsung (aroma, aura, dll).

Daftar Pustaka:
Mulyana, Deddy. 2007.Ilmu Komnikasi - Suatu Pengantar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Griffin, Emory A. 2003. A First Look at Communication Theory. Singapore: McGraw-Hill Book Companies.
Hardjana, Agus H.2003. Komunikasi Interpersonal dan Intrapersonal. Yogyakarta: Kanisius  



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

Minggu, 28 November 2010

Merenung bersama Merapi

ketika tiba-tiba gunung itu bergejogak dan menggetarkan bumi,,
awan panas menggeliat menggulung-gulung menyapu hingga lereng perbukitan..
murkakah Tuhan atas kita?
ketika banyak korban terkapar berlumur abu,,
tanaman layu...
ternak kaku...

lalu apalah aku...
aku bukanlah bagian dari korban,
apalagi bagian dari ternak dan tanaman,,
aku hanya manusia egois yang sok-sokan mencari sisi kemanusiaannya...

aku hanya mencoba untuk empati,, aku mencoba untuk peduli...

bersama merapi aku berefleksi...
bahwa terkadang kita harus menyendiri untuk melakukan reparasi diri...
menyendiri dan sengaja membumbungkan awan ke langit,
menengadahkan diri pada hakekat tertinggi..

manusia pun begitu...
kita memang harus meluangkan waktu untuk bersujud pada Ilahi
kita terkadang lupa dan terlena oleh pesona duniawi
sehingga tak lagi merendahkan diri

tergerakkah hati kita
dan menjadi lebih peka?
atau kita tetap menutup diri dan enggan untuk peduli?
sadarlah kawan dan rasakanlah getar hatimu
jawablah kerinduanmu dan sandarkanlah hatimu pada Penghuni Kalbu

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

Jumat, 12 November 2010

Posko Harapan

ketika mentari mulai temaram, bersembunyi di balik aur... ada cahaya lain yang menyeruak diantara celah-celah pemandangan itu... membuat orang-orang berlalu lalang...lari tunggang langgang...menjerit, meronta... mencari perlindungan... mencari naungan... kala bumi bergoncang hingga merapi menyemburkan laharnya, disusul kelamnnya langit karna abu yang disertai derasnya hujan yang turun...
tak hanya pertiwi yang terguncang...
hatikupun terkoyak dan membuaku ingin bertindak...
ku gerakkan kawan-kawan ku... tak ada kelanjutan...
ditengah dilema itu, aq dipanggil untuk kembali pada basisku... Van Lith...

menjadi sebuah kekuatan baru bagiku untuk membangun kembali harapanku dan menjawab tuntutan hatiku akan sebuah tindakan, akan sebuah pengabdian pada kemanusiaan..
saat itu semangatku menggebu...
membuatku memacu motor antikku melaju ke kota kenangan itu...
selamat datang muntilan...
semangadh berjuang kawan...

di posko kecil yang sekarang tak lagi mini...
kami berjuang...
membuang peluh dan terkadang keluh...
menumbuhkan sebuah  kebersamaan...keceriaan dan sepercik harapan...

Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

Jumat, 01 Oktober 2010

salah tangkap boz!

pagi ini dengan malas aku melaju di selokan mataram, berjalan pelan bersama si Nasha merah..,
maksud hati ingin mencari bengkel untuk si doi. tapi tiba-tiba klakson mobil keras menjerit di belakang motorku saat ku berhenti di depan sebuah bengkel, melihat antrian panjang di belakangku, aku melaju lagi. eeeeee..... tu mobil nglakson2 lagi...
"idih rusak ya klaksonnya?" gumamku. weitz tiba2 aja nyelip motorku yang melaju ga nyampe 10 km/ jam. dan berhenti menhalangi laju motorku.
"heh mbak tunggu!!" katanya berteriak padaku sambil menggenggam tanganku erat... wajahku memerah dan hatiku berdebar... ("apakah dia suka padaku?" hahhahha ngaco!)...
"he?! ada apa nie mbak" kataku pada cewek nyolot yang sepertinya ku kenal itu.
"aku ga mau tau pokoknya kamu harus tanggung jawab!"
"tanggung jawab apaan mbak?! (kamu hamil?!)"
"gara-gara kamu berhenti mendadak, mobilku ditabrak dari belakang dan penyok-penyok!"
"he?! yang bener aja mbak?! masak aku yang harus ganti?"
"iya dunk, aku ga mau tau, ini semua gara2 kamu, kalo kamu ga berhenti mendadak mobilku pasti ga ditabrak dari belakang!"
"ya elah mbak... mana aku punya duit?!(duitnya mau ku pake buat benerin motor nie!) mbak tau ga sie ini selokan mataram banyak lubangnya? jalannya sempit pula... wajar dunk kalo aku jalan pelan2.... lagian motorku lagi ga waras n aku dah jalan minggir2...(aduh mbak... kasihani saya) "
"liat nie mobilku jadi kayak gini, penyok-penyok"
.....aku mau kasih gambaran ke kalian.... jadi sebenernya mbak itu alay baget, mobilnya kaga penyok, cuman ada goresan tipis banget,( ama helmq aja parahan goresan helmku) n penyoknya, cuman segede tusuk gigi yang posisinya di bemper belakang mobil dan panjang goresannya itu cuman 30 mili dengan lebar 3 mili... silahkan membayangkan sendiri.....
"mana mbak yang penyok?"
"lha ini lho...."
"ya ela mbak gitu doank"
"gitu doank katamu?! emang kamu mau nanggung harga purna jualnya??"
"jiah mbak mana ngerti aku ama yang begituan"
.... warga datang.....
       "ada apa mbak?"dia tanya pada si mbak nyolot
         si embak pun menceritakan kronologis cerita dan memposisikan aku sebagai tersangka utama, dan diperlihatkan pula lah luka pada si mobil tua.. dan kata ibunya...
       " halah mung koyo ngono mbak... ga apa-apa... lecetnya aja ga kelihatan"
       "iya mbak... mana ada lecetnya? mana?"timpal bapak-bapak ikut nimbrung
       " saya rasa mbak ini (aku) nggak salah kug mbak...mbok udah damai saja"
"saya maunya dia ganti 100% biayanya....paling ga 50-50 lah..." kata MN(mbak nyolot)
       "wis mbak digowo nag polisi ae..." kata bapaknya lagi
 "saya sie terserah... tapi kalo mau ribet ya ga papa...." kata mbaknya lagi...
"mending ya di bengkel aja" lagi-lagi mbak nya yang ngomong
.... aku membisu... antara syok n bingung... aku mung isa ndonga Rama Kawula dalam hati...
"gimana mbak? heh aku ngomong sama kamu ya... heh! jawab dunk!"
.... aku mlengos2 males liad mukanya...
"bu bengkel mobil disini mana ya?" tanyaku, seolah memberi keputusan atas apa yang di tanyakan si mbak nyolot
         "di sana mbak... deket masjid belok kanan"
"oh ya... makasie ya bu..." ucapku
.... lalu mbaknya masuk mobil n atret mau ke arah bengkel...
         "mbak... kabur ae...!!"kata bapanya ngompori aku.... (kabur tidak menyelesaikan masalah batinku)
"hehe g ah pak... jaketku disita je hehehehe...."
         "wis digawa nang kantor polisi ae..."
          "ra sah wedi mbak... nek di kantor polisi, roda 2 menang timbang roda 4"
"emang kantor polisi yang deket dimana pak?"tanyaku..
           "tu di pertigaan juga ada"
"mbak... ke kantor polisi aja..."kataku pad si mbak nyolot yang dah di dalam mobil
.... hahahhahaha.... aku bikin di tambah gedheg gara2 dia harus atret lagi hahhaha... seneng aku hkwkwkwk.....
           "mbak nanti kalo ditanyain polisi, kita mau jadi saksinya... tenang ae mbak!"kata mereka sambung menyambung menjadi satu padaku...
... dukungan mereka waktu itu amat berarti bagiku, aku sebenarnya taku ke polisi gara2 reeting motorku cuman satu huhuuu.... tapi dalam nama Yesus, aku bisa kuat....
"makasih ya Pak, Bu.... pareng..."pamitku pada mereka
..... aku melaju dengan pelan-pelan....sampai2 macet di tikungan gejayan hadododoh....sampai di pos polisi per3anUNY...
"selamat siang Pak..."
             "selamat siang, ada apa ya? silahkan duduk"
"permisi Pak... saya mau curhat..."
.... aku ceritakan semua nya... sebelum mbaknya dateng....dan ceritaku dibenarkan oleh mbaknya...
"begitu pak ceritanya"
             "nah sekarang yang salah bukan mbaknya (aku), tetapi dia yang jadi pelaku penabrakan, dan mbaknya (aku) sebenernya berkedudukan sebagai saksi, tapi itupun mbak harus tau identitas si pelaku, kalo mau diperkarakan, itu termasuk hukum perdata, dan nanti yang berhak memutuskan siapa yang bersalah adalah hakim di pengadilan"
.... aduh aku berasa dapat kuliah pengantar hukum...sampe2 diliatin buku saku untuk pengendara segala ox ... andai saja aku habis itu bisa langsung lulus tanpa harus remidi... hahaha....
              "begitu mbak... jadi mbak salah nangkep orang, lalu gimana? damai"
"oh gitu ya pak... ya udah deh... maaf ya...."
... lalu kami salaman, sebagai tanda aku ga perlu ganti rugi... setelah itu identitas n stnkku di balikin lagi ma pak polisinya...
" makasih ya pak" kataku sambil pamitan

"bentar siapa namamu?"
"Tata"
"tu kan kita pernah ketemu di kolam renang, tadi aku juga habis dari DSC n mau kuliah, maaf ya, tadi aku nyolot banget ya, maaf lho, masalahnya kalo ga digituin pasti kabur"
"hehe... ea mbak... aku tadi juga inget ama kamu, makanya aku diem aja, terserah apa katamu hahaha, maaf ya ga bisa bantu apa-apa... motorku juga lagi ga waras, aku aja tadi kepaksa ke selokan cz mau cari bengkel, tadi aja aku jalan dah pelan-pelan, makanya kamu bisa nangkep aku t?! malah pelaku sebenernya kabur. huff"
"ea deh maaf ya..."
" iya mbak... daaaa...."
.... aku langsung ngacir... malez banget rasanya....BT tapi Puji Tuhan ^^... aku pun kembali lewat selokan dan sengaja melalui TKP samil mewartakan kabar suka cita pada para malaekat yang sudah mendukungku dan mengarahkan ku untuk ke kantor polisi...
"pak beres pak...!! makasie ya:D" teriakku pada bapak2 yang ngompor2i aku tadi hehehe...


Tuhan tau dan selalu melindungi ku n mu... ^^


Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO

Selasa, 21 September 2010

Model Komunikasi Interpersonal

Model Komunikasi Interpersonal
C.G.P.Amarta _03863
1.    Model Pertukaran Sosial
Model ini memandang hubungan interpersonal sebagai suatu transaksi dagang. Orang berhubungan dengan orang lain karena mengharapkan sesuatu untuk memenuhi kebutuhannya. Thibault dan Kelley, dua orang pemuka dari teori ini menyimpulkan model pertukaran sosial sebagai berikut: “Asumsi dasar yang mendasari seluruh analisis kami adalah bahwa setiap individu secara sukarela memasuki dan tinggal dalam hubungan sosial hanya selama hubungan tersebut cukup memuaskan ditinjau dari segi ganjaran dan biaya“.
Ganjaran yang dimaksud adalah setiap akibat yang dinilai positif yang diperoleh seseorang dari suatu hubungan. Ganjaran dapat berupa uang, penerimaan sosial, atau dukungan terhadap nilai yang dipegangnya. Sedangkan yang dimaksud dengan biaya adalah akibat yang negatif yang terjadi dalam suatu hubungan. Biaya itu dapat berupa waktu, usaha, konflik, kecemasan, dan keruntuhan harga diri dan kondisi-kondisi lain yang dapat menimbulkan efek-efek tidak menyenangkan. Maka semakin besar ganjaran yang dia peroleh dalam interaksi dengan seseorang semakin baik pula hubungannya, dan tentunya semankin ingin menjalin hubungan interaksional dengan orang tersebut. Begitu pula sebaliknya, apabila lebih besar Biaya yang diperoleh dalam sebuah interaksi, maka, interaksi itupun tak akan bertahan lama karena orang itu tidak merasa nyaman.
2.    Model Peranan
Model peranan menganggap hubungan interpersonal sebagai panggung sandiwara. Disini setiap orang harus memerankan peranannya sesuai dengan naskah yang telah dibuat oleh masyarakat. Hubungan interpersonal berkembang baik bila setiap individu bertidak sesuai dengan peranannya. Apabila individu tidak melakukan perannya sesuai dengan bayangan atau harapan masyarakat, tentu akan terjadi ketidaknyamanan, atau bisa dianggap tidak normal. Misalnya saja seorang guru SD, ya dandannya harus rapi dan bersih, penampilan bisa dicontoh oleh murid-muridnya, kalo seorang guru memiliki persing di seluruh badan, bertato, dan memakai baju rombeng, tentu tidak sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat atau bisa dikatakan bahwa ia tidak sesuai dengan perannya sebagai seorang guru.

3.    Model Permainan
Dalam diri setiap manusia, seperti dikutip Collins (1983), memiliki tiga status ego. Sikap dasar ego yang mengacu pada sikap orangtua (Parent= P. exteropsychic); sikap orang dewasa (Adult=A. neopsychic); dan ego anak (Child = C, arheopsychic). Ketiga sikap tersebut dimiliki setiap orang (baik dewasa, anak-anak, maupun orangtua).
           Sikap orangtua yang diwakili dalam perilaku dapat ter1ihat dan terdengar dari tindakan maupun tutur kata ataupun ucapan-ucapan­nya. Seperti tindakan menasihati orang lain, memberikan hiburan, menguatkan perasaan, memberikan pertimbangan, membantu, melindungi, mendorong untuk berbuat baik adalah sikap yang nurturing parent (NP). Sebaliknya ada pula sikap orang tua yang suka menghardik, membentuk, menghukum, berprasangka, me­larang, semuanya disebut dengan sikap yang critical parent (CP).
Setiap orang juga menurut Berne memiliki sikap orang dewasa. Sikap orang dewasa umumnya pragmatis dan realitas. Mengambil kesimpulan, keputusan berdasarkan fakta-fakta yang ada. Suka bertanya, mencari atau menunjukkan fakta-fakta, ber­sifat rasional dan tidak emosional, bersifat objektif dan sebagainya.
Sikap lain yang dimiliki juga adalah sikap anak-anak. Dibedakan antara natural child (NC) yang ditunjukkan dalam sikap ingin tahu, berkhayal, kreatif, memberontak. Sebaliknya yang ber­sifat adapted child (AC) adalah mengeluh, ngambek, suka pamer, dan bermanja diri.
Ketiga ego ini terus dimainkan dalam diri manusia, tergantung situasi, kondisi serta tergantung dengan siapa dia melakukan interaksi tersebut. 

4.    Model Interaksional
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (Kam. 2001: 438), definisi interaksi adalah hal yang saling melakukan aksi, berhubungan, mempengaruhi, antarhubungan dan definisi simbolis (Kam. 2001: 1066) adalah sebagai lambang, menjadi lambang, mengenai lambang.
 
Model ini memandang hubungan interpersonal sebagai suatu sistem. Setiap sistem memiliki sifat-sifat strukural, integratif dan medan. Semua sistem terdiri dari subsistem-subsistem yang saling tergantung dan bertindak bersama sebagai suatu kesatuan. Selanjutnya, semua sistem mempunyai kecenderungan untuk memelihara dan mempertahankan kesatuan. Bila ekuilibrium dari sistem terganggu, segera akan diambil tindakannya. Setiap hubungan interpersonal harus dilihat dari tujuan bersama, metode komunikasi, ekspektasi dan pelaksanaan peranan.
Model interaksional “berlawanan” dengan model S – R dan beberapa model linear lainnya. Kalau model S – R dan model linear lainnya mengasumsikan bahwa manusia itu pasif, maka model interaksional menganggap manusia bersifat aktif. Makna kata ”simbolik” secara implisit terkandung dalam konsep ”interaksional” , dan oleh karena itu model interkasional sangat berbeda dengan interkasi biasa yang ditandai dengan pertukaran ”stimulus – respon”.
Model interaksional ini mengacu pada perspektif interaksi simbolik yang dikembangkan oleh ilmuwan sosial untuk menjelaskan komunikasi. Konsep-konsep penting yang digunakan adalah diri (self ), diri yang lain (others), simbol, makna, penafsiran, dan tindakan.
Sesuai dengan perspektif interaksi simbolik, model interaksional dalam komunikasi mengatakan bahwa orang-orang sebagai peserta komunikasi bersifat aktif, kreatif dan reflektif, menafsirkan, dan menampilkan perilaku kompleks yang sulit diprediksi.
     Model interaksional sesungguhnya sulit untuk digambarkan melalui sebuah bagan atau diagram, karena sifatnya yang kualitatif, nonlinear, dan nonsistemik, oleh karena itu model ini lebih mudah dideskripsikan secara verbal. Model ini tidak mengklasifikasikan fenomena komunikasi menjadi berbagai unsur atau tahapan sebagaimana dijelaskan dalam model-model komunikasi linear dan mekanistis.
Blumer (seorang penganut interaksional) mengemukakan 3 premis yang menjadi premis model ini sebagai berikut :
Pertama  : manusia bertindak berdasarkan makna yang diberikan individu terhadap lingkungan sosialnya (simbol verbal, simbol non-verbal, lingkungan fisik).
Kedua    : makna itu berhubungan langsung dengan interaksi sosial yang dilakukan individu dengan lingkungan sosialnya.
Ketiga     :  makna diciptakan, dipertahankan, dan diubah lewat proses penafsiran yang dilakukan individu dalam berhubungan dengan lingkungan sosialnya.
  Oleh karena itu-lah individu terus berubah, dan masyarakat pun berubah melalui interaksi. Jadi variabel penting yang mengubah perilaku manusia adalah interaksi, bukan struktur masyarakat. 
Struktur itu tercipta dan berubah karena interaksi manusia. 


  Menurut model interaksional para pesertanya adalah orang-orang yang mengembangkan potensi dirinya sebagai manusia melalui interaksi dengan sesama manusia (interaksi sosial) tepatnya melalui apa yang disebut dengan pengambilan peran orang lain (role-taking). Diri (self) berkembang lewat interaksi dengan orang lain, dimulai dari lingkungannya yang paling dekat seperti keluarga (significant others) dalam suatu tahap yang disebut tahap Permainan (play stage) dan terus berlanjut hingga ke lingkungan yang lebih luas (generelized others) dalam suatu tahap yang disebut Pertandingan (game stage). Dalam interaksi tersebut individu dapat melihat dirinya melalui peran orang lain. Patut dicatat bahwa model ini menempatkan sumber dan penerima yang memiliki kedudukan yang sederajat. Satu elemen yang penting bagi model interaksional adalah umpan balik (feedback), atau tanggapan terhadap suatu pesan. Itulah sebabnya muncul konsep diri berdasarkan bagaimana orang lain memandang diri individu tersebut. 
  Model interaksional menganggap manusia jauh lebih aktif. Komunikasi di sini digambarkan sebagai pembentukan makna, yaitu penafsiran atas pesan atau perilaku orang lain oleh para peserta komunikasi. Beberapa konsep penting yang digunakan adalah diri sendiri, diri orang lain, simbol, makna, penafsiran, dan tindakan. Contoh kasus : Dalam keluarga interaksi terjadi dalam macam-macam bentuk. Yang mengawali interaksi tidak mesti dari orang tua kepada anak, tetapi bisa juga sebaliknya, dari anak kepada orang tua, atau dari anak kepada anak. Interaksi yang terjadi antar individu tidak sepihak. Antar individu saling aktif, reflektif, dan kreatif dalam memaknai dan menafsirkan pesan yang dikomunikasikan. Semakin cepat memberikan pemaknaan dan penafsiran terhadap pesan yang disampaikan semakin memperlancar kegiatan komunikasi.

Daftar pustaka:
Mulyana, Deddy.2005. Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar. PT Remaja Rosda Karya: Bandung
Kam. 2001. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi ke-3 – Cetakan 1. Jakarta : Balai Pustaka. 
Modul Pengantar Ilmu Komunikasi Drs. Iswandi, M.Si. Dosen Universitas Mercu Buana





Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO